Air Ludah Penawar Racun

shares


Hallo man teman, jangan lupa untuk selalu membaca sampai selesai yapp... Jangan hanya sekilas saja. Dan setelah membaca sampai selesai biasakan meninggalkan komentar yapp biar saya semakin semangat buat artikel-artikel.

GABUNG JUGA YUK DI GRUP WHATSAPP SAHABAT MAS IFAN 🙏 😍 JOIN GRUP KONTAK WA 0831-9534-4214
ilustrasi ( Source )
Berbagi Bersama Mas Ifan - Saat Rasulullah bersama Abu Bakar bersembunyi di Gua Tsur dari kejaran kafir Quraisy, tiba-tiba kaki kiri Abu Bakar digigit ular beracun. Namun, dengan air ludah yang diusapkan pada bekas gigitan ular, Abu Bakar pun dapat terselamatkan dari bisa yang telah menjalar ke tubuhnya.

Pada saat Rasulullah yang hanya ditemani oleh sahabatnya, Abu Bakar, dikejar oleh pasukan kafir Quraisy, akhirnya Rasulullah berada di mulut Gua Tsur. Gue yang tidak terlalu dalam yang berada di tebing Gunung Tsur, dikenal sebagai tempat bersarang ular dan aneka binatang berbiasa lainnya.

Di tempat itulah, Rasulullah dan Abu Bakar bersembunyi dari kejaran pasukan Abu Jahal. Sebelum memasuki gua, Abu Bakar meminta izin untuk membersihkan gua dari kotoran serta hewan yang membahayakan.

Setelah diperkenankan Rasulullah, Abu bakar segera membersihkan kotoran yang ada, lalu menutup lubang sarang ular, kalajengking, dan sarang binatang berbisa lainnya ia tutup (sumbat) dengan batu atau benda padat seadanya.

LUBANG ULAR

Ternyata lubang tempat hewan berbiasa yang ditemukan. Ketika itu masih tertinggal satu lubang sarang ular yang belum tertutup, tiba-tiba pasukan Abu Jahal mulai terlihat mendekat. Maka, Rasulullah Saw buru-buru masuk ke dalam gua sebelum di persilakan Abu Bakar.

Sehingga, Abu Bakar terpaksa menutup lubang sarang ular yang belum tertutup tadi dengan satu kakinya.

"Abu Bakar, aku terpaksa masuk ke gua karena kaum Quraisy sudah tampak dan sebentar lagi mereka akan kemari," kata Rasulullah sambil berjalan agak cepat masuk ke gua.

"Kalau begitu Rasulullah harus hati-hati, karena lubang-lubang hewan berbisa tinggal satu yang belum aku tutup," tutur Abu Bakar.

Belum sempat Abu Bakar mencarikan tempat yang nyaman untuk Rasulullah Saw, tiba-tiba terdengar suara pasukan Abu Jahal sudah sampai ke mulut gua sehingga menyebabkan Abu Bakar tampak gugup, mengkhawatirkan keselamatan jiwa Rasulullah. maka, diraihlah tubuh beliau, lalu dirangkul menghadap ke dalam gua. Sementara ia sendiri berdiri membelakangi mulut gua, demi mengamankan Rasulullah, bila ada serangan dari luar.

Abu Bakar tetap berdiri tidak jauh dari mulut gua, tanpa berani menggeser kakinya sedikit pun karena khawtair akan menimbulkan suara dan terdengar dari luar gua. Sementara kaki kirinya digunakan sebagai penyumbat lubang sarang ular yang tadi belum sempat disumbat.

Abu Bakar begitu mengkhawatirkan keselamatan Rasulullah, terlebih lagi ketika mendengar perang mulut pasukan Abu Jahal yang berbeda pendapat tentang buruannya. Apakah mereka hendak masuk ke dalam gua ataukah justru mereka yang salah jalan.

Rasulullah menangkap kekhawatiran di raut Abu Bakar. Maka, beliau segera menenangkannya seraya membacakan At-Taubah ayat 40. Mendengarkan itu, kepercayaan diri Abu Bakar meningkat.

Dia sangat yakin Allah akan melindungi mereka. Saat pasukan kafir Quraisy telah menjauh dari mulut gua, Abu Bakar hendak mengajak Rasulullah ke tempat lebih dalam. Namun, ternyata Rasulullah tertidur karena kelelahan.

DIGIGIT ULAR

Abu Bakar kemudian mengubah posisi berdirinya, lalu duduk dengan paha kanan sebagai sandaran Rasulullah Saw. Sementara kaki kirinya tetap tidak beranjak dari tempatnya, yang tetap menutupi lubang sarang ular. Beberapa saat kemudian, tiba-tiba kaki kiri Abu Bakar digigit oleh seekor ular.

Abu Bakar pun merasakan sakit yang luar biasa akibat gigitan ular tersebut dan sebentar kemudian kaki kirinya membengkak. Ternyata ular yang menggigitnya sangat berbiasa, dalam waktu cepat racun menjalar ke tubuh Abu Bakar. Sehingga, membuat sekujur tubuhnya terasa nyeri yang amat sangat. Rasa sakit, panas, serasa bercampur menjadi satu, merayap dari ujung kaki sampai ke ujung rambut.

"Ya Allah, gigitan ular ini membuat aku sakit, untuk itu berilah aku kesembuhan dan kekuatan, agar Rasulullah tetap bisa tidur nyenyak," kata Abu Bakar dalam hati.

Meski merasakan sakit yang luar biasa, namun Abu Bakar tidak mau membangunkan Rasulullah. Tetapi, bisa ular itu membuat tubuhnya sakit. Untuk menahan rasa sakit itu, dia menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara yang dapat membangunkan Rasulullah.

Namun, sakit yang dirasakan tidak mampu ditahannya. Tanpa dia sadari, air matanya menetes dan jatuh di pipi Rasulullah yang ada di pangkuannya. Sontak Rasulullah terbangun, melihat Abu Bakar meneteskan air mata, Rasulullah bertanya apa yang membuat Abu Bakar menangis.

Dengan menahan rasa sakit yang luar biasa, ia menjawab singkat, "Wahai Rasulullah, sesungguhnya dari tadi kakiku digigit ular."

"Kenpaa kamu tidak bilang sejak tadi sehingga aku bisa bangun." jawab Rasulullah.

Rasulullah Saw segera mengeluarkan air ludahnya ke telapak tangan kiri, lalu diusapkan ke telapak kaki Abu Bakar di sekitar bekas luka gigitan ular. Dan, seketika sakit yang diderita Abu Bakar mendadak hilang, akhirnya Abu Bakar sembuh.

Inilah mukjizat Rasulullah. hanya dengan ludah, rasa sakit yang luar biasa menjadi sembuh seketika.

Baca Juga Yang Ini yapp

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU GABUNG JADI SAHABAT MAS IFAN DI GRUP WA BISA KONTAK SAYA DISINI WA 0831-9534-4214, JADI YANG PALING PERTAMA TAHU ADA ARTIKEL MENARIK DAN KEGIATAN MAS IFAN DI GRUP WA SECARA LANGSUNG... ENJOYY