Amplop Misterius Pengganti Uang Sedekah

shares


Hallo man teman, jangan lupa untuk selalu membaca sampai selesai yapp... Jangan hanya sekilas saja. Dan setelah membaca sampai selesai biasakan meninggalkan komentar yapp biar saya semakin semangat buat artikel-artikel.

GABUNG JUGA YUK DI GRUP WHATSAPP SAHABAT MAS IFAN 🙏 😍 JOIN GRUP KONTAK WA 0831-9534-4214
ilustrasi ( Source )
Berbagi Bersama Mas Ifan - Keajaiban sedekah telah dialami oleh Saad Saefullah. Dalam keadaan ekonomi sulit, ia masih tetap saja bersedekah. Akan tetapi, tak lama kemudian, sedekah terbalas. Ia mendapatkan sebuah amplop berisi uang dari seseorang yang enggan disebut jati dirinya.Subhanallah.

Peristiwa ini dialami Saad Saefullah sekitar tig atahun yang lalu. Hanya satu bulan setelah anak yang kedua lahir, ia menanggur. Perusahaan memberhentikan semua karyawannya (termasuk dirinya) begitu saja, tanpa memberikan pesangon sepeserpun.

Kehilangan pekerjaan, tidak punya tabungan sama sekali, dan dengan orang anak yang masih kecil, sesaat kehidupan kadang seperti ingin berhenti.

Namun suatu pagi, ketika ia sedang menjemur pakaian, tiba-tiba seorang gadis datang ke pekarangan rumah kontrakannya dengan  tergopoh-gopoh. Matanya berkaca-kaca dan ia berbicara dengan suara tangis yang tersendat, “Maaf, Pak, saya menggangu, saya berasal dari Cikamper dan saya hendak ke Plered. Saya kehabisan ongkos.

Kalau Bapak berkenan, saya ingin menjual kerudung yang tengah saya pakai ini sama Bapak. Saya sudah tidak punya uang lagi,” ujarnya tanpa basa-basi.

MEMBAGI DUA

Saad mengertnyitkan kening. Bingung bagaimana menanggapinya. Ia kemudian menenui istrinya di kamar yang tengah menyusui bayi laki-lakinya. Ia terangkan permasalahannya dan kemudian bertanya pada istrinya, “Kita ounya uang berapa lagi sekarang?”

Istrinya menjawab, “Tinggal dua puluh ribu lagi.”

Saad terdiam, namun kemudian berbicara dengan suara sedikit serak. “Bagi dua ya. Kita sedekahkan setengahnya,” katanya

Sang istri setuju. Kemudian ia menemui gadis itu yang sudah mencopot kerudungnya. “Berapa lagi yang kamu perlukan untuk sampai ke Plers?” tanyanya

“Sekitar Rp 6000, Pak,: kata gadis itu.

“Maaf, saya hanya punya segini, semoga bisa bermanfaat,” ujar saya.

Gadis itu menyodorkan kerudungnya. Tapi, Saad menggeleng, “Tidak. Kamu pakai kerudung kamu lagi. Bantuan saya tidak ada apa-apanya, hanya semoga saja bisa membantu kamu, setidaknya untuk sampai ke Plered, tujuan kamu.’”

Gadis itu menagis lagi, “ Terima kasidh, Bapak. Saya sudah sejak dari jalan besar sana meminta bantuan, tapi tidak ada yang mau menolong saya, terima kasih, Bapak.” Ujar gadis itu.

Gadis itu permisi. Sisa hari itu dilalui dengan biasa saj. Malamnya, Saad harus pergi ke pengajian yang letaknya sekitar 4  km dari rumahnya. Seusai pengajian, ustad yang mengisi pengajian menghampirinya. “Ini ada titipan dari seseorang,” seraya ustad menyodorkan sebuah amplop.

“Dari siapa ya, Ustad? Dan, titpan apa ini?’ tanya Saad terkejut.

Ustad tersenyum, “Sepertinya uang. Siap yang memberikannya tdak perlulah tahu. Insya Allah, halal dan thayyib. Katanya ini hanya hadiah saja.”

DIGANTI ALLAH

Saad tidak berkata apa-apa lagi. Di sisi lain ia merasa berat, namun ia bersyukur masih ada yang memperhatikan kondisi keluarganya ketika dalam kesulitan. Ia mengucapkan terima kasih dan meminta sang ustad untuk menyampaikannya.

Di jalan, ia membuka amplop itu ternyata berisi uang Rp 300 ribu. Subhanallah, itu jumlah yang sangat banyak buat Saad. Sebagian uangnya ia belikan martabak telur kesukaan istrinya. Ketika sampai dirumah, mereka menyaptanya bersama.

Istrinya berujar lirih, “Allah selalu mengganti sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan. Mungkin ini berkah dari sedekah tadi pagi yang ayah berikan.

Baca Juga Yang Ini yapp

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU GABUNG JADI SAHABAT MAS IFAN DI GRUP WA BISA KONTAK SAYA DISINI WA 0831-9534-4214, JADI YANG PALING PERTAMA TAHU ADA ARTIKEL MENARIK DAN KEGIATAN MAS IFAN DI GRUP WA SECARA LANGSUNG... ENJOYY