Korupsi uang Jalan, Jenazah Penuh Kotoran

shares


Hallo man teman, jangan lupa untuk selalu membaca sampai selesai yapp... Jangan hanya sekilas saja. Dan setelah membaca sampai selesai biasakan meninggalkan komentar yapp biar saya semakin semangat buat artikel-artikel.

GABUNG JUGA YUK DI GRUP WHATSAPP SAHABAT MAS IFAN 🙏 😍 JOIN GRUP KONTAK WA 0831-9534-4214
Ilustrasi ( Source )
Berbagi Bersama Mas Ifan - Banyak kejanggalan dan keanehan saat pemakaman jenazah Sutamin (bukan nama sebenarnya). Mulai dari pemandian jenazah hingga pemakamannya. Jenazah Sutamin terus mengeluarkan kotoran yang tak kunjung usai. Anehnya, saat dimakamkan, jenazahnya terus memanjang. usut punya usut, kabarnya Sutamin ini korupsi uang untuk pembangunan jalan raya.

Dulu, beberapa tahun silam, di wilayah Jawa Timur, ada kisah kematian seseorang yang dianggap tidak wajar. Orang ini memang dikenal luas oleh masyarakat desa. Sebab, ia adalah salah satu toko warga. Rupanya dalam mengemban amanah menjadi seorang pemimpin telah disalahgunakan.

Dialah Sutamin, pria paruh baya ini meninggal dengan cara tidak wajar. Artinya, banyak keanehan yang tidak lazim terjadi saat pemandian jenazah dan proses pemakamannya.

BOHONGI WARGA

Di kampung itu, jika musim hujan tiba, maka banjir akan melanda. Itu sudah belasan tahun terjadi. Hasilnya, banyak jalanan rusak, sawah, rumah dan fasilitas warga lainnya. Itu sebabnya, akhirnya pemerintah daerah mengguyurkan dana untuk perbaikan fasilitas desa, mulai dari pembangunan jalan raya, pembangunan parit dan perbaikan saluran irigasi. Adalah Sutamin yang pertama kali menerima kucuran dana tersebut. Ia berhasil melobi pemerintah untuk memberi sumbangan agar pembangunan jalan raya segera dilangsungkan.

Sayangnya, Sutamin ini tidak jujur. Ia menyalahgunakan kekuasaannya sebagai kepala kampung setempat dan membuat warga sakit hati. Ia sengaja tidak transparan kepada warganya soal penerimaan uang bantuan dari pemerintah untuk pembangunan fasilitas.

Seharusnya, bantuan dana tersebut rencannya sebagian akan dikembalikan kepada masyarakat sekitar korban banjir. Namun apa mau dikata, uang tersebut tidak sampai kepada masyarakat, tertampung di kantong Sutamin.

"Iya benar, ia sengaja tidak mau jujur kepada warga. Uang yang seharusnya digunakan untuk pembangunan kampung diembatnya untuk dirinya sendiri dan beberapa rekan dekatnya agar tutup mulut," Ungkap Rudi mengingat kejadian yang sudah berlalu beberapa tahun silam itu.

Warga yang tidak menduga dan sama sekali tidak tahu langsung memprotes pemerintah daerah karena uang yang diberikan juah dari kata cukup untuk pembangunan. Sementara Sutamin sendiri mengaku kepada warganya jika hanya mendapatkan uang yang sedikit dari pemerintah. Faktanya, Sutamin membohongi warganya sendiri. Sebenarnya ia mendapatkan uang berlipat-lipat. Tentu saja keterangan Sutamin ini membuat warga kecewa kepada pemerintah.

ENGGAN SHALAT

Sedikit demi sedikit, perilaku yang tabiat buruk Sutamin mulai terkuak. Dari dana yang digelapkan hingga pemangkasan pembayaran petugas yang memperbaiki jalan raya. Kepercayaan warga menjadi luntur setelah mendapat informasi yang sebenarnya.

Bagi warga, Sutamin tak ada bedanya dengan pejabat pemerintah yang melakukan praktik suap menyuap, menggelapkan dana dan korupsi.

Singkap cerita, di akhir hayat Sutamin, tiada satu pun warga yang mau menjenguknya. Bahkan saat dirinya menderita penyakit, warga enggan untuk berkunjung. Salah satu warga yang sudah mengikhlaskan dan memaafkan Sutamin sempat menjenguknya. Dwi (bukan nama sebenarnya) merasa iba atas sakit yang diderita Sutamin kala itu. Dwi mengaku jika Sutamin tak bisa bergerak sedikit pun.

"Hanya bola matanya saja yang bisa bergerak dan suara merintih dari bibirnya," terang Dwi

Naas akhir hidup Sutamin ini. uang hasil korupsi ludes untuk biaya pengobatan. Anehnya, Sutamin tak segera sadar. Tak ada niatan baik untuk menggunakan uang pemerintah sebagaimana mestinya.

"Warga tak menerima sepeserpun uang tersebut. Semuanya seolah-olah lenyap," tegasnya.

Tubuh Sutamin yang tadinya sehat dan gemuk berangsur-angsur menyusut. Tubuhnya ringkih hanya berbalut kulit dan tulang saja. Wajahnya mulai terlihat kempong. Matanya cengkung dan rambutnya mulai rontok. Yang lebih mengerikan, bau busuk sangat menyengat selalu menyeruak di kamarnya.

Sang istri mengaku jika suaminya itu enggan dimandikan. jangankan dimandikan, untuk dibasuh dengan kain basah saja Sutamin selalu menolaknya. Tak pernah beranjak sedikit pun Sutamin dari tempat tidurnya.

yang paling diingat warga, semasa hidupnya, Sutamin ini enggan shalat. Jika sakitnya sedang kambuh, maka ia berteriak keras menjerit-jerit keras. Matanya melotot dan mulutnya terus menjerit kesakitan. Bau busuk di kamarnya sudah tercium sampai ke rumah warga setempat.

Kesakitan yang snagat luar biasa itu tak mampu membuat Sutamin hidup lebih lama lagi. Napasnya tersendat di iringan mata yang melotot.

"Nauzubillahiminzalik, punggungnya mengeluarkan ulat," bisik salah seorang warga kepada warga lain ketika memandikan jenazahnya.

Mengejutkannya lagi ketika proses pemakaman. Jenazah yang tadinya siap untuk dimasukkan kedalam liang lahat itu rupanya kurang panjang.

"Pak, kurang panjang itu lubangnya, gali sedikit lagi," celetuk penggali kubur ke teman disampingnya.

Penggali kubur tersebut lantas menambah panjang galiannya hingga sekitar beberapa senti.

"Oke cukup, jenazah sudah bisa dimasukkan pak," sahut penggali kubur.

"Loh, gimana si kamu ini, masih kurang panjang ini," bentak teman penggali kuburnya yang lain.

"Asstagfirullah, padahal kan udah saya panjangkan galiannya. bapak juga tau sendiri giru!'

Warga yang berkerumun di lokasi pemakaman segera mendekat lantaran ingin melihat keanehan yang terjadi.

"Nauzubillah, jenazahnya memanjang ya," bisik salah satu warga

Hingga akhirnya menjelang petang, lubang makam terus digali memanjang agar jenazah bisa dimasukkan, tapi tetap saja jenazah Sutamin terus memanjang. Warga menyimpulkan dan membenarkan bahwa ini merupakan bukti bahwa Allah memberikan azab bagi mereka yang dikehendaki.

Baca Juga Yang Ini yapp

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU GABUNG JADI SAHABAT MAS IFAN DI GRUP WA BISA KONTAK SAYA DISINI WA 0831-9534-4214, JADI YANG PALING PERTAMA TAHU ADA ARTIKEL MENARIK DAN KEGIATAN MAS IFAN DI GRUP WA SECARA LANGSUNG... ENJOYY