Rajin Sedekah, Dapat Jodoh

shares


Hallo man teman, jangan lupa untuk selalu membaca sampai selesai yapp... Jangan hanya sekilas saja. Dan setelah membaca sampai selesai biasakan meninggalkan komentar yapp biar saya semakin semangat buat artikel-artikel.

GABUNG JUGA YUK DI GRUP WHATSAPP SAHABAT MAS IFAN 🙏 😍 JOIN GRUP KONTAK WA 0857-4376-2477
ilustrasi ( Source )
Berbagi Bersama Mas Ifan - Bingung jodoh tak kunjung datang juga pernah dialami oleh Iwan Setiawan. Beruntung saat itu ia segera mengenai sedekah dan manfaatnya. Ia pun mulai rajin sedekah dan bahkan mengajak orang lain untuk bersedekah. Tak lama kemudian Iwan pun bertemu jodoh yang salehah dan rezekinya makin berlimpah. Berikut ini kisahnya.

Agustus 2007, Iwan Setiawan mendapat dua karunia besar dalam hidupnya. Dua hal yang memang telah lama didambanya. Yaitu, jodoh dan rezeki besar. Dua hal itu yang ia tunggu cukup lama saat itu.

"Alhamdulillah, saya dikaruniai jodoh yang terbaik dari Allah. Saya dipertemukan dengan wanita cantik dari keluarga yang gemar bersedekah. Saya juga mendapatkan kontrak kerja yang sudah 2 tahun saya tunggu-tunggu," kenang Iwan, direktur CV Arkanindo perusahaan di bidang banking system, softwere development and networdk infrastructure.

CERAMAH USTAD

Itulah pengalaman pertama buah sedekah yang sangat mengesankan bagi Iwan. Ia melakukan penghayatan tentang sedekah dimulai saat mengikuti tausiah Ustad Yusuf Mansur selepas shalat Jumat di Masjid At-Tin, Juni 2016.

Ketika itu Ustad Yusuf Mansur mengemukakan bahwa persoalan hidup dapat diselesaikan melalui sedekah. Misalnya jodoh, rezeki, utang, penyakit, dan lain sebagainya.

"Memang, saya saat itu sedang gundah lantaran menunggu jodoh dan proyek besar yang tak kunjung tiba," tutur Iwan yang kelahiran Bandung, 10 April 1972.

Setelah tercerahkan oleh petuah sedekah ustad, Iwan Setiawan mulai mempraktikkan sedekah dan ibadah tambahan. Waktu itu ia spontan mendaftarakan diri sebagai salah satu donatur di sebuah yayasan.

"Prinsipnya sederhana. Kalau kita belum bisa banyak bersedekah, maka kita tetap dapat memperbanyak pahala sedekah dengan mengajak orang lain bersedekah," papar Iwan.

Masih dengan prinsip yang sama, Iwan pun yakin donasi yang ia berikan ke sebuah yayasan menimbulkan multiplier effect.

"Coba kita renungkan, berapa anak yang ada di yayasan itu dan semuanya terdidik dengan baik," katanya.

KENDARAAN KE SURGA

Mereka sudah tentu menjalani rutinitas ibadah seperti membaca Alquran, shalat fardu, shalat Duha, Tahajud, dan lain-lain. Setelah lulus, mereka juga akan mengamalkan apa yang mereka dapatkan di yayasan atau pesantren.

"Nah, kalau kita tidak turut membiayai pendidikan mereka, bukankah kita juga akan mendapatkan pahala atas amalam mereka," imbuh Iwan

Dengan fasih Iwan lalu mengutip hadis yang artinya, "Bila anak cucu Adam meninggal, akan terputus segala amal ibadahnya kecuali tiga perkara: sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang selalu mendoakan orang tuanya," (HR At-Tirmidzi dan An-Nasa'i).

"Dengan jalan rajin bersedekah, maka jadikan harta sebagai kendaraan ke surga," pungkasnya.

Baca Juga Yang Ini yapp

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU GABUNG JADI SAHABAT MAS IFAN DI GRUP WA BISA KONTAK SAYA DISINI WA 0857-4376-2477, JADI YANG PALING PERTAMA TAHU ADA ARTIKEL MENARIK DAN KEGIATAN MAS IFAN DI GRUP WA SECARA LANGSUNG... ENJOYY