Berburu Pahala Selama Ramadan

shares


Hallo man teman, jangan lupa untuk selalu membaca sampai selesai yapp... Jangan hanya sekilas saja. Dan setelah membaca sampai selesai biasakan meninggalkan komentar yapp biar saya semakin semangat buat artikel-artikel.

GABUNG JUGA YUK DI GRUP WHATSAPP SAHABAT MAS IFAN 🙏 😍 JOIN GRUP KONTAK WA 0857-4376-2477
ilustrasi ( Source )
Berbagi Bersama Mas Ifan - Ramadan bulan mulia, berjuta pahala dan ampunan ada di dalamnya. bagaimana cara kita memperoleh pahala seagung itu? Berikut tuntunannya.

Ramadan adalah bulan mulia, tentu kita sambut ia dengan suka cita. Nabi Muhammad juga bersabda, "Siapa pun berpuasa pada Ramadan dengan penuh keimanan dan keikhlasan, diampunkan dosanya yang telah lalu," (HR Bukhari, Muslim, dan Ahmad).

Kalau begitu, apa yang harus kita lakukan untuk berburu pahala di bulan mulia itu? Berikut tuntunannya.

BACA ALQURAN

Salah satu amalan yang dianjurkan pada bulan Ramadan adalah membaca Alquran. Sebab bulan Ramadan adalah bulan Alquran, sesuai dengan hadis Nabi Saw. Ibnu Abbas Ra berkata, "Nabi Muhammad Saw adalah orang yang paling dermawan di antara manusia. Kedermawanannya meningkat saat malaikat Jibril menemuinya setiap malam hingga berakhirnya bulan Ramadan, lalu Nabi membacakan Alquran di hadapan Jibril. Pada saat itu kedermawanaan Nabi melebihi angin yang berhembus."

Hadis tersebut menganjurkan kepada setiap muslim agar bertadarus Alquran dan mengadakan ijtima /  berkumpul dalam majelis Alquran dalam bulan Ramadan. Membaca dan belajar Alquran bisa dilakukan di hadapan orang yang lebih mengerti atau lebih hafal Alquran. Dianjurkan pula untuk memperbanyak membaca Alquran di malam hari.

KENDALIKAN NAFSU

Satu hal yang tak kalah penting dalam bulan Ramadan adalah menahan hawa nafsu. Caranya dengan mengurangi makan ketika berbuka serta tidak berlebih-lebihan.

Dari SAhal bin Sa'ad Ra Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya di surga ada salah satu pintu yang dinamakan Rayyan. Masuk dari pintu tersebut ahli puasa di hari kiamat, tidak ada yang masuk dari pintu itu selain ahli puasa, lalu diserukan, 'Manakah para ahli puasa?', maka berdirilah para ahli puasa dan tak ada seorang pun yang masuk dari pintu itu kecuali mereka yang tergolong para ahli puasa, dan apabila mereka sudah masuk, maka pintu surga tersebut segera ditutup, dan tak ada satu pun yang diperbolehkan masuk setelah mereka'," (HR Bukhari Muslim).

SHALAT MALAM

Amalan yang begitu istimewa di bulan Ramadan adalah qiyamullail (shalat malam), antara lain shalat Tarawih. Hadis-hadis yang menerangkan tentang qiyamullail adalah sabda Rasulullah Saw, "Barang siapa menghidupkan malam Ramadan dengan penuh keimanan dan harapan mendapatkan rida Allah SWT semata, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau." (HR Muslim).

Abu Hurairah Ra meriwayatkan bahwa Rasulullah Saw senang menghidupkan bulan Ramadan dengan melaksanakan qiyamullail dengan tidak memaksakannya kepada para sahabat untuk melaksanakannya dan bersabda, "Barangsiapa yang melaksanakan qiyamullail pada bulan Ramadan dengan penuh keimanan dan harapan, niscaya Allah akan mengampuni dosa-dosanya yang telah lampau," (HR Ahmad).

PERBANYAK SEDEKAH

Amalan lain yang tak kalah luar biasa hikmahnya selama Rmadan adalah bersedekah. Hendaknya berusaha untuk selalu memberikan ifthar (berbuka) bagi mereka yang berpuasa walaupun hanya seteguk air ataupun sebutir kurma sebagaimana sabda Rasulullah yang berbunyi, "Barang siapa yang memberi ifthar (untuk berbuka) orang-orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikitpun," (HR Bukhari Muslim).

Anjuran untuk berlomba-lomba dalam bersedekah dan membiasakan diri untuk berderma dan semaksimal mungkin memberikan apa yang kita punya sesuai dengan hadis Rasulullah yang diriwayatkan Ibnu Abbas, "Rasulullah orang yang paling dermawan, terlebih ketika berjumpa dengan Malaikat Jibril dan Malaikat Jibril selalu menemuinya setiap malam di bulan Ramadan hingga akhir bulan itu," (HR Bukhari).

KHUSUK IKTIKAF

Iktikaf begitu penting selama Ramadan, khususnya di sepuluh hari terakhirnya. Iktikaf di sepuluh terakhir bulan Ramadan merupakan penyempurnaan ibadah puasa. Ini karena iktikaf artinya mengonsentrasikan diri menghadap Allah, mendekatkan diri kepada-Nya.

Sepuluh hari terakhir bulan Ramadan merupakan keutamaan yang dipilih oleh Allah SWT. Diriwayatkan dari Aisyah Ra bahwasannya Nabi Muhammad Saw selalu beriktikaf di malam sepuluh terakhir bulan Ramadan hingga ajal menjemputnya, kemudian sunah ini dihidupkan lagi oleh istri-istri Rasulullah selepas kematiannya, (HR Bukhari Muslim).

LAILATUL QADAR

Di bulan Ramadan, Rasulullah begitu mengistimewakan malam Lailatul Qadar. Beliau bersabda, "Sesungguhnya bulan ini (Ramadan) datang kepada kamu, dalamnya ada malam di mana amalan ibadah yang dilakukan pada malam itu lebih baik dan lebih besar ganjarannya dari amalan selama seribu bulan. Siapa yang kehilangan malam itu, sesungguhnya dia kehilangan semua kebaikan. Dan tidak akan kehilangan semua perkara itu, kecuali orang yang diharamkan (tidak mendapat petunjuk) daripada Allah?" (Hadis riwayat Ibnu Majah).

Sungguh pada malam itu, turun Malaikat Jibril dengan izin Tuhan mereka kerana membawa segala perkara (yang ditakdirkan berlakunya pada tahun berikut). Sejahteralah malam (yang berkah itu) hingga terbit fajar? (QS Surah Al Qadr, ayat 1-5).

Mudah-mudahan kita dapat mengisi Ramadan dengan ibadah sebaik-baiknya dan mendapatkan pahala sebanyak-banyaknya. Aamiin.

Baca Juga Yang Ini yapp

BUAT TEMEN-TEMEN YANG MAU GABUNG JADI SAHABAT MAS IFAN DI GRUP WA BISA KONTAK SAYA DISINI WA 0857-4376-2477, JADI YANG PALING PERTAMA TAHU ADA ARTIKEL MENARIK DAN KEGIATAN MAS IFAN DI GRUP WA SECARA LANGSUNG... ENJOYY